Tembus 91,7%! Proyek Terowongan Rp395,9 Miliar Karya PTPP Segera Beroperasi

1 Min Read

Samarinda kini menyaksikan kemajuan signifikan dalam pembangunan infrastruktur strategisnya. Terowongan penghubung Jalan Sultan Alimuddin-Kakap yang dikerjakan oleh BUMN konstruksi PT Pembangunan Perumahan (PTPP) telah mencapai 91,7% penyelesaian fisik.

Joko Raharjo, juru bicara PTPP, mengungkapkan bahwa proyek senilai Rp395,9 miliar ini menjadi kebanggaan nasional sebagai terowongan pertama yang sepenuhnya dikerjakan oleh tenaga ahli dalam negeri. “Ini merupakan bukti kemampuan anak bangsa di bidang konstruksi mutakhir,” tegasnya dalam keterangan tertulis.

Infrastruktur sepanjang 400 meter ini dirancang dengan lebar 10 meter untuk dua jalur kendaraan. Yang membedakan proyek ini adalah penerapan teknik konstruksi canggih bernama Parallel NATM, metode terobosan yang memungkinkan berbagai tahap pekerjaan seperti penggalian, pembuatan dasar terowongan, dan pemasangan dinding bisa dikerjakan bersamaan.

Sumber pendanaan proyek ini sepenuhnya berasal dari kas daerah Pemerintah Kota Samarinda. Keberhasilan pembangunannya menarik perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang secara khusus mengunjungi lokasi proyek awal tahun ini. Dalam kunjungannya, Wapres menegaskan pentingnya infrastruktur ini dalam meningkatkan konektivitas warga Samarinda.

Jika tidak ada kendala berarti, terowongan ini diproyeksikan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2025, menjadi solusi kemacetan sekaligus kebanggaan baru bagi masyarakat Kalimantan Timur.

TAGGED:
Share This Article