PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp892,04 miliar pada tahun 2024, meningkat 15,78% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp770,4 miliar. Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan penjualan bersih sebesar 12,62% menjadi Rp8,58 triliun, naik dari Rp7,62 triliun pada 2023.
Kontribusi Segmen Usaha
Penjualan ACES berasal dari tiga segmen utama:
- Produk Perbaikan Rumah – Menyumbang Rp5,3 triliun.
- Produk Gaya Hidup – Berkontribusi Rp4,24 triliun.
- Produk Permainan – Memberikan tambahan Rp536,15 miliar.
Total penjualan tersebut kemudian dikurangi biaya konsinyasi sebesar Rp401,03 miliar dan eliminasi penjualan antar-segmen sebesar Rp1,09 triliun.
Kinerja Keuangan Lainnya
- Beban Pokok Penjualan naik 12,51% menjadi Rp4,39 triliun.
- Laba Kotor meningkat 12,74% menjadi Rp4,18 triliun.
- Total Aset bertambah 5,09% menjadi Rp8,19 triliun.
- Liabilitas naik 6,94% menjadi Rp1,67 triliun.
- Ekuitas tumbuh 4,62% menjadi Rp6,51 triliun.
- Kas dan Setara Kas turun 19,14% menjadi Rp1,87 triliun.
Perubahan Merek dari Ace Hardware ke AZKO
Pencapaian laba bersih ini terjadi di tahun terakhir ACES menggunakan lisensi Ace Hardware. Sejak 1996, perusahaan telah bekerja sama dengan Ace Hardware International Holdings, dengan perpanjangan lisensi terakhir berlaku hingga 31 Desember 2024.
Mulai 1 Januari 2025, ACES melakukan rebranding dengan memperkenalkan merek baru, AZKO. Saat ini, perusahaan mengoperasikan 254 toko di 75 kota di Indonesia. Seluruh gerai yang sebelumnya bernama Ace Hardware akan diubah menjadi AZKO secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun, dengan konsep dan identitas baru.
Dengan perubahan ini, ACES memasuki babak baru dalam bisnis ritelnya, meninggalkan merek Ace Hardware setelah hampir tiga dekade bekerja sama.